Startup Hendak Merekrut Karyawan

Startup Hendak Merekrut Karyawan, Ini Yang Harus Diperhatikan

Startup Hendak Merekrut Karyawan – Menemukan dan merekrut talenta berkualitas merupakan salah satu tugas terberat bagi para founder startup. Untuk itu, perlu ada trik-trik khusus yang harus mereka terapkan, agar bisa mendapatkan talenta-talenta terbaik secara cepat dan efisien.
Berikut ini adalah penjelasan tentang bagaimana saya, sebagai Head of Recruitment di Antler, melakukan rekrutmen yang tepat:

1. Bangun komunikasi erat antara tim rekrutmen dan tim pemasaran

Penting bagi kedua divisi tersebut untuk bekerja sama dalam hal strategi perekrutan. Tim rekrutmen harus menunggu hingga tim pemasaran siap menyampaikan cerita-cerita menarik tentang startup kamu kepada media.
Tentukan talenta seperti apa yang ingin kamu rekrut. Sesuaikan siaran pers yang kamu kirimkan kepada media serta acara peluncuran produk (bila ada), agar informasi tentang startup kamu bisa sampai di telinga para talenta potensial tersebut.
Selain itu, kamu juga bisa bekerja lintas jabatan dengan para ahli di luar startup kamu. Hal ini dapat membantumu memanfaatkan jalur komunikasi paling cocok guna menjangkau talenta-talenta tersebut.

2. Sebarkan “jaring” seluas mungkin

Penting bagi tim rekrutmen untuk terjun langsung ke lapangan demi mencari talenta potensial. Kamu tidak bisa hanya duduk di balik layar komputer, mengharap talenta-talenta tersebut datang dengan sendirinya.
Datanglah ke sesi networking atau acara khusus untuk perekrutan karyawan seperti job fair, sesuai dengan industri yang kamu geluti dan posisi yang kamu cari.
Sesi networking di mana banyak individu bertemu bisa jadi kesempatan yang baik saat hendak merekrut talenta.
Manfaatkan acara networking
Membuat acara networking kecil-kecilan bisa jadi cara yang paling hemat untuk menjangkau banyak orang. Buatlah acara yang intim dan menyenangkan untuk para pekerja di industri yang kamu masuki, atau datanglah ke acara yang diadakan oleh perusahaan lain.
Bagikan visi dan cerita tentang perusahaan kamu agar bisa menarik individu-individu berkualitas.
Manfaatkan koneksi karyawan
Semua orang bisa menjadi recruiterFounder, karyawan, investor, hingga penasihat perusahaan, semua bisa menjadi sarana untuk menyebarkan informasi bahwa kamu tengah mencari karyawan.
Minta orang-orang yang kamu kenal untuk memeriksa kontak LinkedIn mereka, dan merekomendasikan lima hingga sepuluh talenta terbaik. Tanya dosen dan teman kamu di kampus, apakah mereka mengenal seseorang yang bisa mereka rekomendasikan.
Media sosial
Dorong tim kamu untuk membagikan informasi lowongan kerja di akun media sosial, serta di grup alumni atau grup industri yang mereka punya. LinkedIn merupakan platform yang tepat untuk itu, memudahkan kamu untuk menjangkau orang-orang yang terkoneksi satu atau dua tingkat dengan para karyawan kamu.
Jika kamu menemukan seseorang yang sesuai dan ingin mendekati mereka lewat media sosial, jangan lupa untuk mengenalkan diri dengan sopan dan personal.
Word of Mouth
Setiap orang bisa menjadi duta bagi perusahaan kamu. Dorong karyawan kamu untuk bercerita tentang perusahaan kamu di berbagai situasi. Kamu tak akan tahu di mana kamu akan menemukan talenta yang baik. Mungkin saja mereka ada di pesta makan malam atau konferensi teknologi yang tengah kamu datangi.
Bangun tim rekrutmen yang hebat
Di tahap tertentu, kamu akan membutuhkan sebuah tim rekrutmen yang bisa bekerja keras dan mengerti produk yang kamu buat. Saat merekrut tim tersebut, kamu harus melihat semangat dan komitmen mereka terhadap visi perusahaanRecruiter yang hebat akan mendatangkan talenta yang hebat pula.

3. Hati-hati karyawan-karyawan pertama

Saat merekrut beberapa karyawan awal, kamu harus memastikan bahwa mereka punya ambisi yang sama untuk membangun perusahaan. Saya biasanya akan memeriksa karier mereka sebelumnya, serta kehidupan pribadi mereka.
Kamu merekrut orang yang percaya dengan misi perusahaan, serta bisa bekerja di berbagai posisi dengan sangat fleksibel.
Sebagai contoh, saya akan coba mengetahui hal apa yang paling mereka sukai, serta hal seperti apa yang bisa memberikan motivasi kepada mereka. Sangat penting untuk memastikan para karyawan awal tersebut benar-benar percaya pada ide dan produk yang tengah kamu bangun.
Di tahap ini, kamu tidak merekrut orang untuk posisi tertentu. Kamu merekrut orang yang percaya dengan misi perusahaan, serta bisa bekerja di berbagai posisi dengan sangat fleksibel.

4. Lihat tanda-tanda penting

Tidak ada rumus standar untuk merekrut karyawan. Jika kamu hanya mengikuti sebuah aturan tertentu dengan kaku, kamu akan melewatkan banyak talenta-talenta hebat. Kamu pun harus menggunakan pertimbangan yang berbeda untuk posisi yang berbeda.
Rekrut orang-orang yang memiliki kesamaan visi, misi, dan semangat untuk masuk ke dalam tim.
Saya selalu mencari tanda-tanda penting di profil seorang kandidat, yang bisa menunjukkan bahwa mereka memang merupakan talenta hebat. Contohnya hal-hal yang menunjukkan bahwa mereka merupakan pekerja keras, pintar, serta mampu mengatasi hambatan dan tantangan untuk maju ke jenjang berikutnya. Semua itu merupakan nilai tambah untuk mereka.
Misalnya seseorang yang tidak pernah belajar teknik informatika, namun ia pernah mengerjakan tugas yang berhubungan dengan pemrograman, kemudian berani maju dan berhasil menyelesaikan tugas tersebut. Itu artinya orang tersebut mempunyai kemampuan untuk beradaptasi dengan posisi-posisi baru.
Beberapa pertimbangan lain adalah perkembangan karier yang cepat, tanggung jawab yang melebihi biasanya, dan prestasi-prestasi luar biasa lain yang pernah mereka raih.

5. Berikan contoh yang baik

Paksa dirimu untuk menjadi seorang pemimpin, dan bangun kepercayaan pada tim hebat yang telah kamu pilih !
Pantang menyerah
Tentukan standar yang tinggi untuk dirimu sendiri. Sebagai founder, kamu akan menghadapi banyak tantangan, dan kamu harus menghadapinya tanpa mengenal kata menyerah.
Kepribadian yang kuat
Sebagai founder, peran kamu yang paling penting adalah menarik para karyawan, investor, dan mitra. Coba untuk memengaruhi mereka secara positif, dan dukung ide-ide yang mereka miliki.
Terus belajar
Seorang founder harus mempunyai kemauan yang kuat untuk terus belajar. Kamu akan terus menghadapi tantangan baru dan melakukan kesalahan. Oleh karena itu, kamu perlu belajar dengan cepat, beradaptasi, dan terus maju.
Axact

KAOS DISTRO

KAOS DISTRO adalah blog membahas tentang cara pembuatan Kaos Distro sampai bagaimana cara menjual Kaos Distro Online maupun offline, Silakan cari arti www.kaosdistro.web.id..Terima Kasih telah berkunjung di blog sederhana ini, Jika antum PRODUSEN KAOS DISTRO MAU KERJASAMA SILAKAN KONTAK NO TLP YANG ADA DI WWW.KAOSDISTRO.WEB.ID

Post A Comment:

0 comments:

Back To Top